Archive for the ‘PENAHBISAN PENDETA GKJ BEJIHARJO’ Category

SAMBUTAN BUPATI GUNUNGKIDUL

 

SAMBUTAN BUPATI GUNUNGKIDUL

PADA ACARA RESEPSI PENAHBISAN PENDETA

GEREJA KRISTEN JAWA (GKJ) BEJIHARJO

 

Jumat, 11 November 2011

 

Selamat siang dan salam sejahtera

Tamu Undangan dan Jemaat GKJ Bejiharjo yang berbahagia,

 

Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Pengasih, karena rahmat dan karunia-Nya telah memperkenankan kita untuk menghadiri Resepsi Penahbisan Pendeta Gereja Kristen Jawa (GKJ) Bejiharjo, dalam keadaan selamat dan bahagia.

 

Dalam rangka membangun kehidupan moral masyarakat agar semakin religius dan memiliki pola hidup yang sesuai tuntunan ajaran agama, saat ini menghadapi tantangan yang semakin berat. Salah satunya yaitu kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang dimanfaatkan secara tidak bijaksana oleh umat manusia. Ketidakbijaksanaan itu telah memunculkan gaya hidup atau perilaku yang cenderung mementingkan diri sendiri, materialistis dan hanya mengejar kenikmatan duniawi saja.

 

Kondisi ini sesungguhnya bertentangan dengan sifat dasar umat manusia sebagai makhluk hidup yang beradab dan memiliki nilai-nilai

moralitas baik yang bersumber dari ajaran agama maupun kebudayaan atau pola kehidupan bersama di masyarakat. Apabila kondisi tersebut berlangsung terus tanpa adanya upaya untuk mengendalikannya, bukan tidak mungkin umat manusia akan semakin jauh meninggalkan nilai-nilai moralitas dan sifat kemanusiaannya.

 

Hadirin yang berbahagia,

Menyikapi kondisi tersebut, maka kita sangat mengharapkan peran dan partisipasi nyata dari lembaga-lembaga sosial keagamaan maupun pribadi-pribadi sebagai pemimpin dan pembina umat beragama. Pendeta sebagai pembina umat Kristen dan gereja sebagai basis pengajaran dan pembinaan tentu sudah menyadari peran keduanya, yaitu pendeta dan gereja sebagai lembaga keagamaan, akan menjadi mitra yang saling menopang dengan pemerintah daerah dalam membangun kehidupan masyarakat menuju kehidupan religius dan memiliki nilai moralitas dan etika yang baik.

 

Pada kesempatan yang sangat baik ini, saya turut merasakan kegembiraan umat Kristen di GKJ Bejiharjo ini, karena telah berhasil memiliki pendeta sebagai bagian dari unsur pembina dan pengajar jemaat di wilayah ini. Saya berharap seluruh anggota jemaat GKJ Bejiharjo akan bersatu hati dan menyambut Saudara Ni Luh Putu Artha Wahyuni sebagai pendeta jemaat dan siap sedia untuk mendukung tugas dan tanggungjawab yang diamanatkan kepadanya.

 

Perlu juga dipahami bahwa membangun kehidupan umat manusia yang religius sesuai misi lembaga keagamaan, seperti halnya gereja, bukanlah pekerjaan yang “instan” dan hasilnya dapat dinikmati secara cepat. Upaya

tersebut merupakan proses panjang yang harus dilakukan secara konsisten dan tidak mengenal putus asa. Oleh karena itu, saya berharap GKJ Bejiharjo dengan seluruh unsur kelembagaannya sudah menyadari perannya, sehingga masing-masing dapat mengambil bagian dalam karsa dan karya untuk membangun kehidupan gereja yang semakin dewasa dan berkembang.

Akhir kata, atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, saya mengucapkan selamat kepada Vikaris Ni Luh Putu Artha Wahyuni, S.Th. yang pada kesempatan ini ditahbiskan menjadi pendeta jemaat GKJ Bejiharjo. Kiranya Tuhan yang Maha Kuasa menolong saudara dan senantiasa membimbing dalam setiap upaya dan karya.

Sekian dan terima kasih.

 

Bupati Gunungkidul

Hj. Badingah

SAMBUTAN VISITATOR SINODE GKJ

SAMBUTAN VISITATOR SINODE GKJ

DALAM PENAHBISAN PENDETA GKJ BEJIHARJO

 

ATAS DIRI Sdr. NiLuh Putu Artha wahyuni, S.Th.

Jumat, 11 Nopember 2011

 

Yang kami hormati :

  • Bupati Kepala Daerah Gunungkidul,
  • Pembimas Kristen Kementrian Agama Kanwil DIY
  • Badan Pelaksana dan Badan Pengawas Klasis Gunung Kidul
  • Gereja-gereja Kristen Jawa se Klasis Gunung Kidul
  • Seluruh tamu undangan
  • Serta Majelis dan Jemaat GKJ Bejiharjo yang berbahagia;

 

Atas nama Gereja-Gereja Kristen Jawa se Sinode GKJ, Badan Pelaksana Sinode dan Badan Pengawas  Sinode XXV GKJ, serta Badan-badan, Lembaga dan Yasasan-Yayasan di lingkup Sinode GKJ perkenankan kami menyampaikan beberapa hal sebagai berikut :

  1. Turut bersyukur dan turut berbahagia atas Penahbisan Pendeta GKJ Bejiharjo atas diri Sdr. NILUH PUTU ARTHA WAHYUNI, S.Th.
  2. Ucapan Selamat kepada GKJ Bejiharjo yang telah diberkati Tuhan dalam bentuk ditahbiskannya seorang Pendeta atas diri Sdr. Niluh Putu Artha Wahyuni.
  3. Ucapan Selamat kepada Sdr. Niluh Putu Artha Wahyuni yang telah ditahbiskan sebagai Pendeta.
  4. Menyampaikan harapan-harapan serta doa :
  5. Kiranya seluruh Majelis dan jemaat terus menerus mendoakan dan mencintai Pendetanya (dan keluarganya). Serta mendukung dengan tulus ikhlas sehingga Pendeta dapat berkarya maksimal dalam sukacita. Kasih dan penghargaan kepada Pendeta sebagai Gembala kiranya tidak akan pernah surut.
  6. Semoga Majelis, Jemaat dan Pdt. Niluh Putu Artha Wahyuni dapat terus menerus melakukan kerja sama yang baik .
  7. c.    Semoga disadari oleh Majelis dan Jemaat serta Pendeta itu sendiri bahwa Pendeta juga manusia biasa yang memiliki kelemahan dan keterbatasan. Ia bukan “malaikat’” atau manusia super yang mampu segala-galanya. Bukan juga manusia sempurna. Oleh karena itu semua pihak terpanggil untuk saling mendukung dan memperlengkapi.
  8. d.    Kiranya Pdt. Niluh Putu Artha Wahyuni terus menerus berusaha:
  • ·         Mengembangkan karakter dan spiritualitasnya, sehingga penghayatannya tentang Panggilan terus menerus mewarnai dalam seluruh karya pelayanannya
  • ·         Mengembangkan pengetahuan dan ketrampilan pelayanan. Dengan demikian akan memiliki kadar inteletualitas dan skill cukup dalam pelayanan.
  • ·         Mengembangkan kehidupan berkeluarga, bergereja dan bermasyarakat yang baik
  • Menjaga kesehatan phisik dan emosi melalui latihan teratur, kebiasaan makan yang sehat, dan pemeliharaan jasmani yang semestinya.

Akhirnya kami berharap semoga kehadiran Pendeta baru melalui GKJ Bejiharjo  di sini memberi arti dan peran positip bagi Gereja di lingkungan Klasis Gunung Kidul dan se-Sinode GKJ, bahkan gereja-gereja lain. Dan tidak kalah pentingnya adalah berarti bagi masyarakat di sini. Pendeta yang baik bukan hanya dimiliki oleh Gerejanya, tetapi juga oleh Masyarakatnya. Pendeta yang baik tidak hanya melayani gerejanya, tetapi juga melayani masyarakatnya.

 

“Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya,

nyatakanlah apa yang salah,

tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran”

(II Timotius  4:2)

SAMBUTAN PEMBIMBING MASYARAKAT KRISTEN KANWIL DEPARTEMEN AGAMA PROVINSI DIY

SAMBUTAN PEMBIMBING MASYARAKAT KRISTEN

Kanwil Departemen Agama

Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta pada acara Penahbisan Pendeta Gereja Kristen Jawa (GKJ) Bejiharjo

 

Salam sejahtera bagi kita semua,

Puji dan syukur kepada Tuhan Yesus Kepala Gereja, yang oleh kasih karunia-Nya kita boleh bertemu dalam ibadah Penahbisan Sdr. Vik. Ni Luh Putu Artha Wahyuni sebagai Pendeta Gereja Kristen Jawa (GKJ) Bejiharjo. Setelah Tahun 2009 yang lalu GKJ Bejiharjo diberkati Tuhan sehingga mampu untuk berdiri menjadi Gereja dewasa, tentu jemaat memiliki kerinduan yang besar untuk memiliki Pendeta yang mampu untuk membawa Jemaat GKJ Bejiharjo menjadi jemaat yang dewasa secara iman dan mampu menata organisasi gereja dengan baik. Dan saat ini, karena berkat Tuhan pula, Jemaat GKJ Bejiharjo telah menahbiskan seorang pendeta. Bukan hanya berhasil menahbiskan seorang pendeta, tetapi GKJ Bejiharjo memiliki pendeta perempuan pertama di Gunungkidul yang diharapkan mampu untuk memberi warna baru dalam pelayanan Gereja-Gereja Kristen Jawa di Klasis Gunungkidul ini.

 

Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan Yesus.

Kehidupan sebuah Gereja bukanlah ditentukan oleh seorang Pendeta. Tetapi dengan adanya seorang Pendeta tentu diharapkan Gereja mampu untuk semakin berkembang baik secara kualitas maupun kuantitas. Untuk itu kami ucapkan selamat kepada Pendeta tertahbis, Panitia dan Majelis dan seluruh jemaat GKJ Bejiharjo. Dengan ditahbiskannya Vik. Ni Luh Putu Artha Wahyuni, hendaknya menjadikan semangat bagi jemaat untuk semakin berkarya demi kemuliaan Tuhan.

Saya berharap bahwa kedepan, jemaat dan pendeta bisa saling bahu membahu untuk menciptakan damai sejahtera Allah terkhusus di wilayah pelayanan GKJ Bejiharjo.

Bapak, Ibu yang dikasihi Tuhan.

Saat ini juga perlu saya sampaikan. bahwa terkait dengan kejadian yang dialami oleh umat Kristen di GBIS Kepunton beberapa waktu lalu, kita diingatkan untuk tetap waspada dan tidak terpancing suasana. Selain itu hendaklah kita tidak terburu-buru menyalahkan pihak lain, tetapi marilah kita terlebih dahulu berefleksi atas kehidupan gereja di tengah masyarakat. Apakah Gereja sudah mampu memancarkan terang kasih Kristus ditengah-tengah masyarakat? Apakah Gereja sudah mampu menjalin kerjasama dengan agama lain? Apakah Gereja sudah mampu belajar memahami pihak lain ataukah hanya menuntut untuk dipahami.

Gereja yang dikehendaki Tuhan adalah Gereja yang hidup. Gereja yang tidak eksklusif, Gereja yang mampu untuk memancarkan cinta kasih Allah bukan hanya bagi anggotanya, tetapi juga bagi masyarakat disekitarnya. Oleh karena itu marilah kita senantiasa berusaha menjalin kerjasama dan hubungan yang baik dengan masyarakat dan pemerintah sehingga Gereja boleh senantiasa menjadi alat Tuhan di dalam menyatakan kasihNya kepada semua umat manusia.

Demikian sambutan ini saya sampaikan. Kiranya Tuhan Yesus, memberkati dan menyempurnakan pekerjaan pelayanan kita.

 

Pembimbing Masyarakat Kristen

Petrus Marija

SAMBUTAN BADAN PELAKSANA KLASIS XLIII GEREJA-GEREJA KRISTEN JAWA GUNUNGKIDUL

 

 SAMBUTAN BADAN PELAKSANA KLASIS XLIII

 

GEREJA-GEREJA KRISTEN JAWA GUNUNGKIDUL

 

 

 

Pada Penahbisan Sdri. Vicaris Ni Luh Putu Artha Wahyuni,S.Th. sebagai Pendeta GKJ Bejiharjo

 

11 Nopember 2011

 

 

 

Pertama-tama kami sampaikan salam persekutuan dari 12 Gereja GKJ Klasis Gunungkidul dan ucapan selamat berbahagia kepada seluruh jemaat GKJ Bejiharjo, dan Pdt. Ni Luh Putu Artha Wahyuni, S.Th.

 

 

 

Kedua, kami sampaikan bahwa Gereja-gereja Kristen Jawa Klasis Gunungkidul menyambut dengan suka cita dan rasa syukur atas peristiwa pentahbisan Pendeta pada saat ini. Dengan ditahbiskannya Vikaris Ni Luh Putu Artha Wahyuni,S.Th. menjadi Pendeta di GKJ Bejiharjo, berarti menambah kekuatan pelayanan di lingkungan Klasis Gunungkidul. Saat ini Klasis Gunungkidul memiliki 14 Pendeta aktif dan 4 pendeta emeritus. Lebih istimewa lagi, Pdt. Ni Luh Putu Artha Wahyuni, S.Th. adalah pendeta perempuan pertama sepanjang sejarah Klasis Gunungkidul sampai hari ini.

 

 

 

Ditengah-tengah rasa sukacita ini, kami memiliki harapan yang perlu kami sampaikan yaitu:

 

1.    Untuk Ibu Pendeta Ni Luh  Putu Artha Wahyuni, S.Th.

 

Selamat memasuki dunia pelayanan di jemaat GKJ Bejiharjo, kami mengharapkan ibu Pdt. Ni Luh Putu Artha Wahyuni, S.Th. dapat menjadi motivator yang baik bagi pelayanan di GKJ Bejiharjo  ke depan. Ditengah budaya jawa yang khas patriakal, perempuan kadang masih dipandang sebelah

 

mata. Namun jangan berkecil hati, GKJ Bejiharjo telah menunjukkan penerimaan yang baik. Itu adalah modal awal untuk Ibu Pdt. Ni Luh Putu Artha Wahyuni, S.Th. berkarya  dengan leluasa.  Tunjukkan pada semua  bahwa seorang perempuan juga memiliki banyak kelebihan. Perempuan lebih telaten, perempuan lebih cermat, perempuan lebih mampu mengungkapkan perasaan kasih sayang, seperti seorang ibu kepada seluruh anggota keluarganya. Kiranya dengan sentuhan seorang ibu, suasana berjemaat di GKJ Bejiharjo akan menjadi lebih hangat.

 

2.    Untuk GKJ Bejiharjo

 

Kami salut kepada jemaat GKJ Bejiharjo sebagai gereja yang masih muda, sudah menunjukkan kedewasaan berfikir. Ini terlihat dari dipilihnya seorang perempuan untuk memimpin jemaat. Tidak semua gereja berfikir maju seperti GKJ Bejiharjo. Kami berharap pola berfikir yang maju ini terus mewarnai pemikiran  dan karya pelayanan di GKJ Bejiharjo ke depan. Sehebat apapun seseorang, pasti memiliki banyak kekurangan termasuk ibu Pdt. Ni Luh Putu Artha Wahyuni, S.Th., kiranya seluruh jemaat   terus mendukung  dalam karya penyelamatannya. “ jangan dirasani, lebih baik dikandani” jika memang ada hal yang dirasa kurang pas dalam pelayanan dan kehidupan pribadinya.

 

 

 

Demikianlah, kami gereja-gereja GKJ Klasis Gunungkidul, menyambut dengan sukacita, syukur dan harapan. Kiranya Kasih Kristus Sang Raja Gereja menyertai dan memberkati pelayanan kita semua.

 

v\:* {behavior:url(#default#VML);}
o\:* {behavior:url(#default#VML);}
w\:* {behavior:url(#default#VML);}
.shape {behavior:url(#default#VML);}

Normal
0
false

false
false
false

EN-US
KO
X-NONE

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;}

KLASIS GEREJA-GEREJA KRISTEN JAWA

GUNUNGKIDUL

Alamat : Jl. Karangmojo Km 2.3 Selang Wonosari Gunungkidul Telp (0274)391234

 

 SAMBUTAN BADAN PELAKSANA KLASIS XLIII

GEREJA-GEREJA KRISTEN JAWA GUNUNGKIDUL

 

Pada Penahbisan Sdri. Vicaris Ni Luh Putu Artha Wahyuni,S.Th. sebagai Pendeta GKJ Bejiharjo

11 Nopember 2011

 

Pertama-tama kami sampaikan salam persekutuan dari 12 Gereja GKJ Klasis Gunungkidul dan ucapan selamat berbahagia kepada seluruh jemaat GKJ Bejiharjo, dan Pdt. Ni Luh Putu Artha Wahyuni, S.Th.

 

Kedua, kami sampaikan bahwa Gereja-gereja Kristen Jawa Klasis Gunungkidul menyambut dengan suka cita dan rasa syukur atas peristiwa pentahbisan Pendeta pada saat ini. Dengan ditahbiskannya Vikaris Ni Luh Putu Artha Wahyuni,S.Th. menjadi Pendeta di GKJ Bejiharjo, berarti menambah kekuatan pelayanan di lingkungan Klasis Gunungkidul. Saat ini Klasis Gunungkidul memiliki 14 Pendeta aktif dan 4 pendeta emeritus. Lebih istimewa lagi, Pdt. Ni Luh Putu Artha Wahyuni, S.Th. adalah pendeta perempuan pertama sepanjang sejarah Klasis Gunungkidul sampai hari ini.

 

Ditengah-tengah rasa sukacita ini, kami memiliki harapan yang perlu kami sampaikan yaitu:

1.    Untuk Ibu Pendeta Ni Luh  Putu Artha Wahyuni, S.Th.

Selamat memasuki dunia pelayanan di jemaat GKJ Bejiharjo, kami mengharapkan ibu Pdt. Ni Luh Putu Artha Wahyuni, S.Th. dapat menjadi motivator yang baik bagi pelayanan di GKJ Bejiharjo  ke depan. Ditengah budaya jawa yang khas patriakal, perempuan kadang masih dipandang sebelah

mata. Namun jangan berkecil hati, GKJ Bejiharjo telah menunjukkan penerimaan yang baik. Itu adalah modal awal untuk Ibu Pdt. Ni Luh Putu Artha Wahyuni, S.Th. berkarya  dengan leluasa.  Tunjukkan pada semua  bahwa seorang perempuan juga memiliki banyak kelebihan. Perempuan lebih telaten, perempuan lebih cermat, perempuan lebih mampu mengungkapkan perasaan kasih sayang, seperti seorang ibu kepada seluruh anggota keluarganya. Kiranya dengan sentuhan seorang ibu, suasana berjemaat di GKJ Bejiharjo akan menjadi lebih hangat.

2.    Untuk GKJ Bejiharjo

Kami salut kepada jemaat GKJ Bejiharjo sebagai gereja yang masih muda, sudah menunjukkan kedewasaan berfikir. Ini terlihat dari dipilihnya seorang perempuan untuk memimpin jemaat. Tidak semua gereja berfikir maju seperti GKJ Bejiharjo. Kami berharap pola berfikir yang maju ini terus mewarnai pemikiran  dan karya pelayanan di GKJ Bejiharjo ke depan. Sehebat apapun seseorang, pasti memiliki banyak kekurangan termasuk ibu Pdt. Ni Luh Putu Artha Wahyuni, S.Th., kiranya seluruh jemaat   terus mendukung  dalam karya penyelamatannya. “ jangan dirasani, lebih baik dikandani” jika memang ada hal yang dirasa kurang pas dalam pelayanan dan kehidupan pribadinya.

 

Demikianlah, kami gereja-gereja GKJ Klasis Gunungkidul, menyambut dengan sukacita, syukur dan harapan. Kiranya Kasih Kristus Sang Raja Gereja menyertai dan memberkati pelayanan kita semua.

Sambutan Majelis GKJ Bejiharjo

SAMBUTAN MAJELIS GKJ BEJIHARJO

PADA PENAHBISAN PENDETA GKJ BEJIHARJO

JUMAT, 11 NOPEMBER 2011

Ingkang kawula hormati

Ibu Bupati Gunungkidul,

Kepala Kantor Kementrian Agama Propinsi DIY

Badan Pelaksana Sinode GKJ

Badan Pelaksana Klasis Gunungkidul

Badan Pengawas Klasis Gunungkidul

Ketua PGI Gunungkidul

Ketua Badan Kerjasama Gereja Gunungkidul

Bapak Camat, Bapak Kapolsek, Bapak Danramil

Bapak Lurah Desa Ngawis lan Bejiharjo

Bapak bapak perangkat desa

Bapak Dukuh lan utusan Gereja Gereja se Klasis Gunungkidul

Sedaya tamu undangan lan warganing pasamuwan GKJ Bejiharjo ingkang kawula tresnani.

Pinujia Asma Dalem Gusti Yesus,

Lumantar berkahipun Gusti, mugi kawilujengan dalah nugrahaning Gusti tansah kajiwo, kasarira wonten ing kita sadaya.

Puji lan panuwun sokur konjuk dhumateng Gusti ingkang Maha Kuwasa, ingkang sampun paring berkah dhumateng kawula sadaya, temah ing wanci punika saged kekempalan kanthi wilujeng. Mugi karsa Dalem Gusti ingkang kalampahan mahanani pahargyan punika wiwit purwa, madya lan wusananipun kebak ing kawilujengan.

Awit asmanipun pradataning pasamuwan lan Pasamuwan GKJ Bejiharjo, kepareng kawula ngaturaken sugeng rawuh lan maturnuwun awit rawuh

panjenengan sedaya, ingkang sampun kepareng minangkani panyuwunan kawula ing adicara Penahbisan Pandhita GKJ  Bejiharjo wekdal punika.

Bapak-Ibu  para lenggah ingkang kawula hormati, GKJ Bejiharjo madeg dados gereja diwasa wiwit dinten Sabtu, 11 April 2009. Saksampunipun diwasa, pradataning pawamuwan ingkang sinengkuyung sedaya warga adreng gadhah pandhita piyambak kangge lelados ing GKJ Bejiharjo.

Gusti sampun paring berkah kadarman ing saklebetipun GKJ Bejiharjo nindakaken timbalan Pandhita, wiwit saking ngupadi calon, nepangaken calon, pemilihan, masa orientasi, ujian peremtoar lan masa vikariat ngantos dumugi ing penahbisan, sedaya lumampah kanthi rancak awit saking pitulunganipun Gusti Allah. Ing ri kalenggahan punika, Jemuah Pon, 11 Nopember 2011, Vikaris Ni Luh Putu Artha Wahyuni, S.Th. katetepaken kalenggahanipun pinangka Pandhita GKJ Bejiharjo.

Sedaya ingkang lumampah punika, boten amargi kemampuan lan kesagedan warga pasamuan GKJ Bejiharjo, nanging saking panyengkuyung lan pambiyantu saking panjenengan sadaya. Mila keparenga kawula awit asmanipun pasamuwan GKJ Bejiharjo, ngaturkan panuwun dhumateng:

  1. Pemerintah wiwit saking tataran padukuhan, Desa, Kecamatan, Kabupaten dumugi tataran Propinsi.
  2. Badan Pelaksana Sinode GKJ, Badan Pelaksana Klasis, lan gereja-gereja se Klasis Gunungkidul
  3. Sedaya majelis GKJ Gondokusuman
  4. Sedaya pihak ingkang boten saged kasebat setunggal-setunggal

ingkang kepareng nyengkuyung, ndayani sedaya lumampah kanthi rancak lan berkahing Gusti tansah lumintu.

Ing saklajengipun, kula nyuwun pambiyantu pandonga ugi wewarah murih GKJ Bejiharjo lumampah sae lan majeng, semanten ugi Ibu Pendeta Ni Luh Putu Artha Wahyuni, S.Th. saged nindakaken ayahanipun kanthi sae. Kanthi penahbisan menika, mujudaken sejarah enggal ing Klasis Gunungkidul, amargi Ibu Ni Luh Putu

Artha Wahyuni, S.Th. dados Pandhita putri ingkang sepisan ing wewengkon Kabupaten Gunungkidul.

Bapak Ibu Tamu undangan ingkang kinurmatan,

wonten ing adicara menika, kawula nyuwun keparengipun paring pamedhar sabda  minangka wewarah:

  1. Badan Pelaksana Sinode GKJ
  2. Badan Pelaksana Klasis GKJ Gunungkidul
  3. Bupati Gunungkidul

Awit keparengipun paring pamedhar sabda, kula ngaturaken maturnuwun.

Kagem Ibu Pandita Ni Luh Putu Artha Wahyuni, S.Th., kanthi tahbisan punika, kawula pradataning pasamuwan ngantu-antu dhumateng panjenengan mugi saged nampi, ngraosaken lan nindakaken ayahan peladosan punika. Tansaha andhap asor, boten gumunggung, purun  tansah sinau dhateng sinten kemawon, langkung malih sinau dhumateng Gusti Yesus minangka Ratuning Pasamuwan. Tansah mbangun sesambetan ingkang sae kaliyan sinten kemawon lan sesarengan warganing pasamuwan sangkul sinangkul kagem mbangun Kratoning Allah lan saged kaagem dening Gusti dados lantaran berkah dhateng sesami. Gusti ingkang nimbali, Gusti ingkang miji lan Gusti ugi ingkang badhe nganthi panjenengan. Sugeng lelados kagem Gusti ing Pasamuwan lan masyarakat.

Mekaten atur kula, wonten atur ingkang kirang nuju prana, kula nyuwun pangapunten.

Maturnuwun.

Majelis GKJ Bejiharjo

Ketua,

Antonius Kiman

Tag Cloud

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.