SAMBUTAN PEMBIMBING MASYARAKAT KRISTEN

Kanwil Departemen Agama

Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta pada acara Penahbisan Pendeta Gereja Kristen Jawa (GKJ) Bejiharjo

 

Salam sejahtera bagi kita semua,

Puji dan syukur kepada Tuhan Yesus Kepala Gereja, yang oleh kasih karunia-Nya kita boleh bertemu dalam ibadah Penahbisan Sdr. Vik. Ni Luh Putu Artha Wahyuni sebagai Pendeta Gereja Kristen Jawa (GKJ) Bejiharjo. Setelah Tahun 2009 yang lalu GKJ Bejiharjo diberkati Tuhan sehingga mampu untuk berdiri menjadi Gereja dewasa, tentu jemaat memiliki kerinduan yang besar untuk memiliki Pendeta yang mampu untuk membawa Jemaat GKJ Bejiharjo menjadi jemaat yang dewasa secara iman dan mampu menata organisasi gereja dengan baik. Dan saat ini, karena berkat Tuhan pula, Jemaat GKJ Bejiharjo telah menahbiskan seorang pendeta. Bukan hanya berhasil menahbiskan seorang pendeta, tetapi GKJ Bejiharjo memiliki pendeta perempuan pertama di Gunungkidul yang diharapkan mampu untuk memberi warna baru dalam pelayanan Gereja-Gereja Kristen Jawa di Klasis Gunungkidul ini.

 

Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan Yesus.

Kehidupan sebuah Gereja bukanlah ditentukan oleh seorang Pendeta. Tetapi dengan adanya seorang Pendeta tentu diharapkan Gereja mampu untuk semakin berkembang baik secara kualitas maupun kuantitas. Untuk itu kami ucapkan selamat kepada Pendeta tertahbis, Panitia dan Majelis dan seluruh jemaat GKJ Bejiharjo. Dengan ditahbiskannya Vik. Ni Luh Putu Artha Wahyuni, hendaknya menjadikan semangat bagi jemaat untuk semakin berkarya demi kemuliaan Tuhan.

Saya berharap bahwa kedepan, jemaat dan pendeta bisa saling bahu membahu untuk menciptakan damai sejahtera Allah terkhusus di wilayah pelayanan GKJ Bejiharjo.

Bapak, Ibu yang dikasihi Tuhan.

Saat ini juga perlu saya sampaikan. bahwa terkait dengan kejadian yang dialami oleh umat Kristen di GBIS Kepunton beberapa waktu lalu, kita diingatkan untuk tetap waspada dan tidak terpancing suasana. Selain itu hendaklah kita tidak terburu-buru menyalahkan pihak lain, tetapi marilah kita terlebih dahulu berefleksi atas kehidupan gereja di tengah masyarakat. Apakah Gereja sudah mampu memancarkan terang kasih Kristus ditengah-tengah masyarakat? Apakah Gereja sudah mampu menjalin kerjasama dengan agama lain? Apakah Gereja sudah mampu belajar memahami pihak lain ataukah hanya menuntut untuk dipahami.

Gereja yang dikehendaki Tuhan adalah Gereja yang hidup. Gereja yang tidak eksklusif, Gereja yang mampu untuk memancarkan cinta kasih Allah bukan hanya bagi anggotanya, tetapi juga bagi masyarakat disekitarnya. Oleh karena itu marilah kita senantiasa berusaha menjalin kerjasama dan hubungan yang baik dengan masyarakat dan pemerintah sehingga Gereja boleh senantiasa menjadi alat Tuhan di dalam menyatakan kasihNya kepada semua umat manusia.

Demikian sambutan ini saya sampaikan. Kiranya Tuhan Yesus, memberkati dan menyempurnakan pekerjaan pelayanan kita.

 

Pembimbing Masyarakat Kristen

Petrus Marija

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: